-0.6 C
New York

Intimidasi Ke Wartawan, Perangkat Desa Pranti Saat diKonfirmasi Bansos Beras Bulog

Published:

Borgolnews86.com || Gresik – Terjadi lagi Intimidasi ke wartawan online, Perangkat Desa Pranti seakan tidak Terima saat di konfirmasi salah satu wartawan terkait bantuan Bansos beras bulog, saat wartawan kompas86.com menanyakan pengambilan dan ada karung beras yang di lempar kewarganya saat menunggu antrian, 3/4/2024.

“Heri Bayan pranti tidak Terima saat di tegur salah satu wartawan menanyakan kenapa karung beras dilemparkan ke penerima bansos warga desa pranti,
dan masuk ruangan pelayanan seakan menantang salah satu wartawan saat menayakan beras bansos yang dilemparkannya.

“Heri sambil berkata saya tidak takut dengan wartawan siapa pun sambil nunjuk-nunjuk kesalah satu wartawan dengan alasan kalao tidak Terima mau apa sambil menojolkan/pasang badan dan bilang silakan di tulis saat terjadi adu mulut, “Heri membenarkan dengan ucapanya tidak takut dengan wartawan di hadapan kaperwil kompas86.com”. Ucapnya

“Kasun kemorongan, Disaat berlangsung mediasi tidak Terima sambil berkata dengan triakan ( ojok rame-rame nang jobo ae) dengan nada tinggi di luar aja, mengusir wartawan saat mediasi berlangsung di kantor desa peranti, sempat memanas dengan perkataan kasun dan adu mulut sama kaperwil kompas86.com saat di ruangan pelayanan.

“Ynt saat konfirmasi masalah beras bansos di desa pranti, menanyakan soal pengambilan bantuan bulog yang di wakilkan dan ada beras dilemparkan salah satu perangkat desa peranti ( bayan heri ) kasipem saat ditanya tidak menjawab.

Sambung “Ynt menanyakan ke petugas bansos pengambilan bantuan beras bulog apakah bisa di wakilkan, jawab salah satu perangkat desa tidak boleh diwakilkan mas harus orangnya sendiri yang ambil. Ujarnya

“Kata Ynt prosedur pembagian uda benar dan tidak bertanya lagi langsung masuk ruangan pelayanan berbincang dengan salah satu perangkat dan 2 wartawan lainnya, selang beberap menit duduk-duduk di ruang pelayanan kemudian kasipem desa pranti ( Bayan Heri ), masuk ruangan pelayanan didepan pintu langsung menunjuk dan mengintimidasi sambil berkata dan menghampiri saya tidak takut sama wartawan dengan nada tinggi dan menantang. (Fhd)

Related articles

spot_img

Recent articles

spot_img